Oleh: Daniel Timorang | 10 Desember 2009

Arti Kata: “Percaya”

Saya selalu mendengar kata “percaya saja!”, namun sebenarnya jujur saja bahwa jarang sekali kita mengerti apa sih sebenarnya artinya? Bahkan kata”percaya” ini hampir-hampir tidak ada wujudnya di dalam pikiran kita. Ketika kita mendengar kata percaya, di pikiran kita, kesannya adalah seperti itulah artinya. Tanpa mengerti artinya maka kata-kata tidaklah memiliki efek sama sekali. Pengertian akan memberikan manfaat dari setiap kata yang kita dengar. Sama dengan kado kalau tidak kita buka, apalah artinya kado tersebut? Bila kita tidak mengetahui isinya maka tidak ada gunanya kado tersebut diberikan kepada kita.

Saya tidak ingin membahas arti kata “percaya” ini berdasarkan kamus. Anda bisa baca dan cari sendiri art kata tersebut di kamus.¬† Namun pengertian kata “percaya” lah yang ingin saya bagikan kepada pembaca semua sehingga dapat mengerti perbedaannya “tahu” dan “percaya”.

Percaya lebih beroperasi di dalam hati kita. Percaya adalah suatu sikap hati. Percaya tidak dapat dibuktikan dengan katakata saja, tetapi dari sikap, perkataan dan perilaku kita, kita dapat melihat apakah ada percaya pada diri seseorang.

Percaya adalah sama dengan sikap hati yang “setuju dengan”, “menerima”, hati yang berkata “benar!, Yes!, Ya..!” . Pada saat kita membaca firman, kemudian di hati kita setuju, cocok, tidak ada argumen, menerima, bersyukur, maka itulah yang dinamakan percaya. Lain daripada itu adalah tidak percaya atau belum percaya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: