Oleh: Daniel Timorang | 10 Desember 2009

Ayat-ayat Kekuatan

Alkitab adalah sebuah sumber pembangkit semangat yang tidak pernah kering. Di dalam segala kesulitan kita tetap dapat berharap dari firman Tuhan untuk memberikan kekuatan menghadapinya. Kekuatan akan datang saat kita mengambil ayat dari Alkitab, merenungkannya, dan menerimanya di dalam hati kita. Ayat tersebut akan hidup dan memberikan kepada kita apa yang dikatakanNya. Memiliki hati yang senantiasa menerima firman Tuhan adalah kunci untuk Tuhan menghidupkan firman. Perlu keahlian tertentu untuk supaya firman Tuhan berguna di dalam hidup kita. Seringkali kita membaca firman tetapi tidak mengetahui bagaimana caranya supaya firman tersebut hidup dan bekerja bagi kita. Kuncinya ialah: Menemukan ayat khusus yang berhubungan dengan kebutuhan kita dan kemudian menghafalkan dan merenungkannya sepanjang hari sampai ayat tersebut memberikan kepada kita apa yang dijanjikannya. Begitulah cara iman datang di hati kita. Ketika firman Tuhan itu hidup, Ia akan langsung mengubah hidup kita, pemikiran kita, perasaan kita, itulah apa yangAlkitab katakan dengan “menjadi baru”. Semakin banyak ayat-ayat yang hidup di dalam kita maka semakin kuat hidup kita dan semakin menyenangkan hati Tuhan bila Ia melihat hidup kita. Tidak ada gunanya bila kita hanya rajin membaca tanpa mengolahnya dengan merenungkan dan mentaati apa persyaratan untuk firman tersebut bekerja, karena sebanyak aapun firman Tuhan yang kita miliki, tidak akan berguna bila firman tersebut hanya sebatas ingatan saja. Dia harus menjadi iman di dalam kita, barulah manfaatnya bisa kita nikmati dan bisa kita saksikan kepada dunia melalui hidup kita yang diubahkan olehNya.

Ayat-ayat yang paling menemani saya ketika saat-saat sulit datang antara lain:

  1. Filipi 4:19, “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus“. Teknik merenungkannya: (kata-kata yg ditebalkan adalah poin untuk direnungkan).  Segala= Berarti semua, tidak ada kecuali, kebutuhan rohani maupun jasmani, arahkan hati kita untuk menerima apa yang Tuhan nyatakan ini. Kekayaan= Tuhan bekerja tidak berdasarkan pada besarnya masalah atau apapun di dunia ini. Tetapi Ia bekerja sesuai dengan kemampuanNya. Ia punya kuasa untuk menciptakan apa yang tidak ada menjadi ada. Kekayaan berarti nominal, jumlah. KemuliaanNya berbicara tentang kualitas, mutu. Dalam Kristus Yesus, adalah tempat Dia akan memberikan segala kebutuhan kita, ini adalah syarat, mau dipenuhi kebutuhan? Tinggallah di dalam Yesus senantiasa, karena di sanalah tempat pemenuhan itu.
  2. Yohanes 16:33, “Semuanya itu Ku katakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku,….Aku telah mengalahkan dunia.” Direnungkan: Semuanya itu, apa saja yang Yesus katakan sebelum Dia mengatakan ayat ini perlu dibaca. Aku telah mengalahkan dunia, dunia tidak lagi berkuasa memerintah atas Yesus, bahkan dunia ini akan mentaati firmanNya.
  3. Mazmur 46:1-3,7, “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu aku tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung terguncang ke dalam laut; sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Sela. Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang, Ia memperdengarkan suaraNya, dan bumipun hancur.
  4. Yesaya 41:10,”janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang angkau dengan tangan kananKu yang membawa kemenangan”.
  5. 2 Timotius 1:7: “Sebeb Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang  membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
  6. Mazmur 16:8: “Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah”.
  7. Mazmur 55:2: “Berilah telinga, ya Allah, kepada doaku, janganlah bersembunyi terhadap permohonanku”.
  8. Mazmur 62:6: “Hany pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab daripadaNyalah harapanku”.
  9. 1 Petrus 5 :7: “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNya, sebab Ia yang memelihara kamu”.
  10. Nahum 1:7: “Tuhan itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepadaNya”.
  11. Yesaya 26:3: “Yang hatinya teguh Kau jagai dengan damai sejahtera, sebab kapadaMulah ia percaya”.
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: